<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Bantencomunity's Weblog</title>
	<atom:link href="http://bantencomunity.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bantencomunity.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Fri, 01 Aug 2008 04:54:11 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='bantencomunity.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/db9225d15bfcc9d2688304d091ac0f59?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Bantencomunity's Weblog</title>
		<link>http://bantencomunity.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://bantencomunity.wordpress.com/osd.xml" title="Bantencomunity&#8217;s Weblog" />
		<item>
		<title>wanita pintar</title>
		<link>http://bantencomunity.wordpress.com/2008/08/01/wanita-pintar/</link>
		<comments>http://bantencomunity.wordpress.com/2008/08/01/wanita-pintar/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 01 Aug 2008 03:42:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>siti ifat</dc:creator>
				<category><![CDATA[wanita]]></category>
		<category><![CDATA[perempuan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bantencomunity.wordpress.com/?p=82</guid>
		<description><![CDATA[Oleh A. Fatih Syuhud
www.fatihsyuhud.com
Ditulis untuk buletin El-Ukhuwah PP Alkhoirot Putri
Ada dua kepintaran yang umumnya dikenal yaitu pintar ilmu dan pintar perilaku. Pintar ilmu dapat dicapai dengan belajar yang rajin dan terus menerus. Semakin lama belajar dan semakin tinggi tingkat pendidikan seorang wanita, maka akan semakin pintar dan dalam ilmunya.
Menjadi wanita yang pintar ilmu itu “mudah”, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bantencomunity.wordpress.com&blog=4365575&post=82&subd=bantencomunity&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Oleh A. Fatih Syuhud<br />
www.fatihsyuhud.com<br />
Ditulis untuk buletin El-Ukhuwah PP Alkhoirot Putri<br />
Ada dua kepintaran yang umumnya dikenal yaitu pintar ilmu dan pintar perilaku. Pintar ilmu dapat dicapai dengan belajar yang rajin dan terus menerus. Semakin lama belajar dan semakin tinggi tingkat pendidikan seorang wanita, maka akan semakin pintar dan dalam ilmunya.<br />
Menjadi wanita yang pintar ilmu itu “mudah”, setidaknya tidak sesulit menjadi wanita yang pintar perilaku. Karena jalan menuju kepintaran ilmu itu lebih “kasat mata” dibanding lika-liku yang perlu dilalui untuk menuju kepintaran perilaku.</p>
<p>Seorang wanita yang memiliki kepintaran ilmu tidak otomatis membuat yang bersangkutan menjadi pintar perilaku. Kendatipun kepintaran ilmu bisa menjadi salah satu jalan menuju kepintaran perilaku.<br />
Apa itu pintar perilaku? Allah memuji Nabi Muhammad karena kepintaran perilakunya yang tinggi. Dalam QS Al Qalam 68:4 Allah berfirman “Dan sesungguhnya kamu (Muhammad) benar-benar berbudi pekerti yang agung.”<span id="more-82"></span><br />
Dengan demikian, pintar perilaku, sebagaimana yang tersurat dan tersirat dalam QS Al Qalam di atas, bermakna “kemampuan seseorang untuk berperilaku yang sesuai dengan nilai-nilai Islam dan etika yang dianut masyarakat.”<br />
Seorang wanita Muslimah yang memiliki kepintaran perilaku setidaknya akan mengikuti dua standar etika.<br />
Pertama, etika Islam. Seorang wanita muslimah hendaknya menyesuaikan tindak-tanduknya selaras dengan syariah Islam; sedikitnya dengan melakukan yang wajib dan menjauhi yang haram (QS Ali Imron 3:110).<br />
Kedua, etika masyarakat. Sepanjang tidak betentangan dengan prinsip dasar Islam, menghormati tradisi lokal adalah keharusan. Melakukan perbuatan yang dianggap baik dan berusaha menjauhi segala perilaku yang dianggap tabu oleh masyarakat setempat menjadi salah satu jenjang untuk mendapatkan predikat wanita muslimah yang pintar perilaku, bukan hanya pintar ilmu.<br />
Kepintaran perilaku yang membuat seorang Muslimah disenangi dan dihormati oleh lingkungan sekitarnya terkadang merupakan “bawaan lahir.” Apabila Anda termasuk golongan ini, maka syukurilah anugerah tersebut dan jangan lupa untuk terus mengasah kepintaran perilaku untuk menjadi semakin berkilau.<br />
Bagi wanita Muslimah yang tidak dilahirkan dengan kepandaian perilaku, hal pertama yang perlu dilakukan adalah menyadari bahwa Anda memiliki sejumlah karakter dan watak buruk yang tidak disukai oleh lingkungan Anda.<br />
Kedua, berusaha keras untuk menghilangkan sedikit demi sedikit segala perilaku buruk tersebut. Menghilangkan karakter buruk atau kebodohan perilaku jauh lebih sulit dibanding menghilangkan kebodohan ilmu. Karena itu, seseorang yang berusaha, apalagi berhasil, untuk menghilangkan kebodohan perilaku akan mendapat pahala tidak hanya dari Allah, tapi juga penghargaan dan penghormatan dari seluruh umat manusia, baik yang pintar maupun yang bodoh.[]</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/bantencomunity.wordpress.com/82/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/bantencomunity.wordpress.com/82/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bantencomunity.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bantencomunity.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bantencomunity.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bantencomunity.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bantencomunity.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bantencomunity.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bantencomunity.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bantencomunity.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bantencomunity.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bantencomunity.wordpress.com/82/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bantencomunity.wordpress.com&blog=4365575&post=82&subd=bantencomunity&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bantencomunity.wordpress.com/2008/08/01/wanita-pintar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/971cdbf66734e244bd6bfed74e4a5de5?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">bantencomunity</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>ESQ</title>
		<link>http://bantencomunity.wordpress.com/2008/08/01/esq/</link>
		<comments>http://bantencomunity.wordpress.com/2008/08/01/esq/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 01 Aug 2008 01:45:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>siti ifat</dc:creator>
				<category><![CDATA[motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bantencomunity.wordpress.com/?p=80</guid>
		<description><![CDATA[Kecerdasan emosional sekaligus intelektual ternyata tak cukup membuat seseorang berhenti mencari kepuasan batin sekaligus jati dirinya. Kini muncuk tren baru tentang emotional spiritual quotient (ESQ).
Para ilmuan telah mengetahui bahwa selain IQ, terdapat kecerdasan yang sangat menentukan sekali terhadap kemajuan dan kesuksesan seseorang, yaitu ESQ sebagai singkatan dari Emotional and Spiritual Quotient. Yakni, perpaduan dari kecerdasan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bantencomunity.wordpress.com&blog=4365575&post=80&subd=bantencomunity&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Kecerdasan emosional sekaligus intelektual ternyata tak cukup membuat seseorang berhenti mencari kepuasan batin sekaligus jati dirinya. Kini muncuk tren baru tentang emotional spiritual quotient (ESQ).</p>
<p>Para ilmuan telah mengetahui bahwa selain IQ, terdapat kecerdasan yang sangat menentukan sekali terhadap kemajuan dan kesuksesan seseorang, yaitu ESQ sebagai singkatan dari <em>Emotional and Spiritual Quotient.</em> Yakni, perpaduan dari kecerdasan emosional dan spiritual.<span id="more-80"></span></p>
<p>Dengan ESQ, sesorang bisa lebih mudah meniti tiap tangga kesuksesan tanpa harus menggunakan cara-cara yang menyimpang. Bahkan, dengan ESQ seseorang akan lebih dicintai oleh sesama, karena dirinya memiliki karakter yang ideal sebagaimana yang didamba oleh manusia. Selain cerdas, ia berkarakter ramah, pengertian, bijaksana, adil, koperatif, proaktif, berjiwa besar, dan lain-lain.<br />
<a href="http://http://www.4shared.com/file/46824607/357816fe/ESQ_POWER1.html?dirPwdVerified=3c01e80"></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/bantencomunity.wordpress.com/80/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/bantencomunity.wordpress.com/80/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bantencomunity.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bantencomunity.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bantencomunity.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bantencomunity.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bantencomunity.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bantencomunity.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bantencomunity.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bantencomunity.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bantencomunity.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bantencomunity.wordpress.com/80/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bantencomunity.wordpress.com&blog=4365575&post=80&subd=bantencomunity&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bantencomunity.wordpress.com/2008/08/01/esq/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/971cdbf66734e244bd6bfed74e4a5de5?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">bantencomunity</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>BELAJAR BANGKIT SAAT KITA TERJATUH</title>
		<link>http://bantencomunity.wordpress.com/2008/08/01/belajar-bangkit-saat-kita-terjatuh/</link>
		<comments>http://bantencomunity.wordpress.com/2008/08/01/belajar-bangkit-saat-kita-terjatuh/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 01 Aug 2008 01:29:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>siti ifat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bantencomunity.wordpress.com/?p=72</guid>
		<description><![CDATA[PERNAH NONTON FILM “Batman Begin”? SAAT SANG CALON BATMAN MERASA DIRINYA YANG BERSALAH ATAS KEMATIAN ORANG TUANYA, SIBIJAK BERKATA, “MENGAPA KITA TERJATUH? KITA TERJATUH AGAR KITA DAPAT BELAJAR BAGAIMANA CARANYA BANGKIT”.
YA, DARI KEJADIAN TERJATHNYA KITA, We can learn how to wake up. SEPERTI JUGA DALAM BISNIS (Our Business), JATUH DALAM BISNIS BUKAN AKHIR SAAT KITA [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bantencomunity.wordpress.com&blog=4365575&post=72&subd=bantencomunity&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>PERNAH NONTON FILM “Batman Begin”? SAAT SANG CALON BATMAN MERASA DIRINYA YANG BERSALAH ATAS KEMATIAN ORANG TUANYA, SIBIJAK BERKATA, “MENGAPA KITA TERJATUH? KITA TERJATUH AGAR KITA DAPAT BELAJAR BAGAIMANA CARANYA BANGKIT”.<br />
YA, DARI KEJADIAN TERJATHNYA KITA, We can learn how to wake up. SEPERTI JUGA DALAM BISNIS (Our Business), JATUH DALAM BISNIS BUKAN AKHIR SAAT KITA MASIH DIBERI NAFAS DAN PIKIRAN. “Business is business, the way that many risk in them. When you chose the way, you must ready to take the risk, but problems make us more powerful than before if we can find the answers”.<span id="more-72"></span><br />
Same as online business, the business opportunity in online world give us chance to reach much revenue from our online activity in Internet. BUKAN TANPA RESIKO, SEMUA KEKECEWAAN YANG KITA PEROLEH PUN MERUPAKAN SUATU RESIKO, KEGAGALAN MENJALANKAN Online Business INI PUN SUATU RESIKO, but the life full with the risk, TAK ADA SATU JALAN PUN YANG TANPA RESIKO<br />
Just Take the risk, get the solving and learn more from all problems that you have. MANUSIA MENJADI DEWASA DENGAN MASALAH, KITA TAHU CARANYA BANGKIT DARI TERJATUH, KITA MENJADI SEMAKIN KUAT DENGAN TEMPAAN PERSOALAN, SEMAKIN BESAR DAN BESAR DENGAN KECERDASAN MENGATASI TANTANGAN.<br />
SEJARAH MENCATAT BAHWA KEBANYAKAN ORANG-ORANG BESAR MUNCUL DARI GODOKAN KAWAH CANDRADIMUKA YANG LUAR BIASA GANASNYA, TAPI DARI SEMUA ITU “BAJU BAJA” DAN KEKUATAN TAK TERKIRA UNTUK MENTAL DAN JIWA MEREKA TERCIPTA.<br />
SEMOGA KITA DAPAT Learn from Our Problems, BANGIT MENJADI MANUSIA BARU for Our Life, for Our Business, for Our Success and for Our Future. MANUSIA BARU DENGAN SEMANGAT BARU YANG LAHIR DARI PENGGODOKAN HIDUP MELALUI PERMASALAHN YANG KITA HADAPI.<br />
Our life is wonderful, our self also JADI NIKMATI SEMUANYA, BERKREASILAH MENEBAR MAKNA UNTUK SEMUA ISI ALAM SEMESTA.<br />
SALAM SUKSES SELALU BUAT KITA SEMUA.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/bantencomunity.wordpress.com/72/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/bantencomunity.wordpress.com/72/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bantencomunity.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bantencomunity.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bantencomunity.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bantencomunity.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bantencomunity.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bantencomunity.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bantencomunity.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bantencomunity.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bantencomunity.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bantencomunity.wordpress.com/72/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bantencomunity.wordpress.com&blog=4365575&post=72&subd=bantencomunity&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bantencomunity.wordpress.com/2008/08/01/belajar-bangkit-saat-kita-terjatuh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/971cdbf66734e244bd6bfed74e4a5de5?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">bantencomunity</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>17 Tips Finansial Penting Bagi Wanita</title>
		<link>http://bantencomunity.wordpress.com/2008/07/30/17-tips-finansial-penting-bagi-wanita/</link>
		<comments>http://bantencomunity.wordpress.com/2008/07/30/17-tips-finansial-penting-bagi-wanita/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Jul 2008 08:23:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>siti ifat</dc:creator>
				<category><![CDATA[wanita]]></category>
		<category><![CDATA[perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[wanita karier]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bantencomunity.wordpress.com/?p=54</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin terdengar tidak adil, tetapi wanita terkadang mendapatkan ketidakuntungan ketika berhubungan dengan finansial. Meskipun perbedaan telah berkurang semenjak kira-kira 50 tahun lalu, tetap saja wanita menghasilkan lebih sedikit dibandingkan oleh pria. Tapi situasi tersebut tidaklah tanpa harapan. Banyak hal yang wanita bisa lakukan untuk mengamankan masa depan finansial mereka. Berikut adalah beberapa tips yang bisa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bantencomunity.wordpress.com&blog=4365575&post=54&subd=bantencomunity&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Mungkin terdengar tidak adil, tetapi wanita terkadang mendapatkan ketidakuntungan ketika berhubungan dengan finansial. Meskipun perbedaan telah berkurang semenjak kira-kira 50 tahun lalu, tetap saja wanita menghasilkan lebih sedikit dibandingkan oleh pria. Tapi situasi tersebut tidaklah tanpa harapan. Banyak hal yang wanita bisa lakukan untuk mengamankan masa depan finansial mereka. Berikut adalah beberapa tips yang bisa menolong anda menambahkan kontrol dan kepercayaan diri anda ketika berhadapan dengan masalah finansial anda.</p>
<p>1. Buat sasaran finansial anda &#8211; Membuat setting sasaran bagi diri anda sendiri bisa menjadi salah satu hal paling penting dalam kesuksesan finansial anda. Mengetahui dimana anda ingin berakhir adalah langkah pertama untuk mencapainya. Maka, duduklah dan bayangkan apa yang menjadi sasaran besar finansial anda dan bagaimana anda merencanakannya untuk mencapainya. Pastikan anda mengevaluasi perkembangan anda sejalan waktu apakah anda tetap dalam jalur pastinya untuk bertemu dengan sasaran-sasaran anda.<span id="more-54"></span><br />
2. Jangan bertempur sendiri &#8211; Jika anda memiliki masalah dengan menangani masalah keuangan anda, anda tidak perlu menghadapinya sendiri, akan sangat menolong jika anda bergabung dengan kelompok pendukung yang berhubungan dengan masalah keuangan. Wanita terkadang merasa terintimidasi ketika berhubungan dengan investasi, dan merasa tidak pasti tentang pilihan-pilihan yang menyebabkan intimidasi ini. Ketika anda belajar mengenai keuangan anda, anda akan merasa lebih percaya diri.</p>
<p>3. Dapatkan bantuan professional &#8211; Diluar dari kelompok, jika anda membutuhkan bimbingan permasalahan keuangan akan lebih baik jika anda mencari professional yang bisa menolong anda. Meskipun mereka mengenakan harga, keuntungan dari pengalaman dan pengetahuan mereka bisa menguntungkan. Pastikan anda menemukan seseorang yang bisa anda percaya. Dapatkan rekomendasi dari teman atau relasi jika memungkinkan.</p>
<p>4. Kontrol keuangan anda sendiri &#8211; Ketika kebanyakan wanita mengatur sendiri keuangan mereka dari hari ke hari, masih ada saja wanita yang memberikan keputusan tersebut kepada pasangan. Ketahui kemana uang anda pergi dan pastikan itu diinvestasikan dengan cara yang menurut anda cocok.</p>
<p>5. Beli rumah anda &#8211; Wanita terkadang menunggu sampai mereka menikah untuk membeli rumah bersama pasangan mereka nantinya, atau mereka mengharapkan suami mereka untuk membeli rumah bagi mereka. Ketika situasi seperti ini bisa berhalangan dengan keterbatasan keuangan, anda perlu mencoba untuk membeli rumah anda sendiri. Untuk jangka panjang, menyewa adalah investasi yang buruk. Jika anda berencana untuk tinggal dalam beberapa tahun yang cukup lama dan bisa untuk membayar di muka, membeli rumah adalah investasi yang lebih baik.</p>
<p>6. Negosiasikan gaji anda &#8211; jangan takut untuk meminta apa yang anda tahu layak bagi anda. Percaya dirilah dengan negosiasi anda &#8211; anda bisa mendapatkan kurang dari apa yang layak jika atasan anda melihat anda sendiri pun tidak bersungguh-sungguh. Jika anda merasa dibayar kurang dari cukup, katakanlah. Anda mungkin tidak mendapatkan apa yang anda minta, tetapi anda tidak pernah tahu jika anda tidak mencobanya.</p>
<p>7. Ketahui batas toleransi resiko anda &#8211; Wanita terkadang lebih konservatif dibandingkan pria dalam urusan untuk membuat investasi. Ada waktu dimana lebih bijaksana untuk melihat investasi yang lebih riskan tetapi akan menghasilkan pertumbuhan yang lebih besar. Jangan takut untuk mengambil resiko dimulai dari sekarang, sepanjang itu akan timbal balik hasil. Setiap orang memiliki toleransi resiko yang berbeda, maka itu pikirkan dengan baik sebelum membuat keputusan investasi yang beresiko.</p>
<p>8. Rencanakan untuk pensiun &#8211; Statistik melaporkan bahwa wanita terkadang menyimpan setengah dari yang apa pria simpan untuk pension. Ini bisa menjadi masalah tersendiri, tetapi rata-rata wanita hidup lebih lama dibandingkan pria, maka seharusnya menyimpan untuk lebih banyak untuk tahun-tahun yang lebih panjang tersebut. Para ahli menyarankan bahwa wanita seharusnya menyimpan 12 % dari pemasukan mereka untuk pension, sedangkan pria hanya perlu menyimpan sekitar 10 %. Tidak pernah terlalu cepat ataupun terlalu terlambat untuk memulai menabung untuk pension.</p>
<p>9. Belajar dari kesalahan-kesalahan anda &#8211; setiap orang membuat kesalahan, tetapi kesalahan finansial bisa membuka kesempatan untuk bertumbuh (secara finansial). Jangan biarkan kesalahan-kesalahan masa lalu tersebut membuat anda jauh dari kesuksesan masa depan. Jika anda pernah bertahun-tahun terlibat dalam hutang kartu kredit maka gunakan pelajaran tersebut dari kepungan hutang masa depan. Selama anda tidak membuat kesalahan yang sama terus-menerus maka anda akan baik-baik saja; maka jangan biarkan masa lalu anda mengikat masa depan anda.</p>
<p>10. Mulailah membuat keputusan investasi-investasi yang cerdik &#8211; Tidak ada waktu yang lebih baik untuk memulai investasi dibandingkan sekarang. Wanita terkadang menerima lebih sedikit keuntungan dibandingkan pria, maka mereka perlu untuk lebih agresif mengenai investasi-investasi dan tabungan mereka. Jangan takut untuk melakukan kesalahan dalam berinvestasi &#8211; anda tidak dapat mengetahui semuanya hanya dengan tidak melakukan apa-apa. Carilah sumber informasi seperti membaca sumber investasi secara online, melalui buku-buku, atau berkonsultasilah dengan seseorang yang anda percaya untuk menolong anda dengan strategi-strategi investasi anda yang baru.</p>
<p>11. Keluarlah dari zona nyaman anda &#8211; Kebanyakan keputusan-keputusan finansial yang penting, seperti meminta kenaikan gaji ataupun investasi yang riskan, akan melibatkan berbagai perasaan yang tidak nyaman. Tentu saja, tanpa rasa ketidaknyamanan tersebut maka tidak ada pilihan untuk keberuntungan. Siapkan diri anda untuk menerima masa depan finansial yang sukses.</p>
<p>12. Ingatlah bahwa tidak ada kata terlambat &#8211; Bahkan jika anda tidak memulai menabung hingga masa-masa akhir dalam hidup, jangan putus asa. Masih memungkinkan untuk memulai di masa-masa akhir dan berakhir dengan makmur. Mulailah menabung sebanyak yang anda bisa mulai sekarang dan kurangi belanja anda. Anda mungkin bisa saja bekerja lebih lama dibandingkan yang anda rencanakan sebelumnya; tetapi, jika anda menetapkan tujuan dan bekerja untuk mencapai itu, pekerjaan anda pun menjadi tidak terlalu mengerikan.</p>
<p>13. Jangan tergantung dengan uang pensiun dan jaminan sosial &#8211; Wanita terkadang tidak diuntungkan ketika berhubungan dengan rencana pensiun dan jaminan sosial. Wanita terkadang menghabiskan waktu lebih sedikit di lapangan kerja, dan itu pula sebabnya menerima lebih sedikit dibandingkan pria. Tahun-tahun pekerjaan yang sedikit tersebut hanya bisa mengkontribusikan untuk rata-rata lebih rendah dari keuntungan jaminan sosial dan uang pensiun. Buat perencanaan untuk tambahan investasi pensiun anda yang tersedia dari perusahaan tempat anda bekerja atau melalui alat investasi yang lain.</p>
<p>14. Keluarlah dari hutang &#8211; Salah satu langkah terpenting untuk menjadi aman secara finansial adalah mengeliminasikan hutang anda dan menciptakan budget untuk me-manage pembelanjaan anda. Mulailah dengan membayar batas maksimum hutang anda terlebih dahulu, atau, jika anda bisa, transfer hutang kartu kredit yang satu ke kartu kredit lain yang memiliki rate interest lebih rendah. Sekali anda keluar secepatnya dari hutang-hutang tersebut anda bisa memiliki lebih banyak uang untuk menabung dan investasi.</p>
<p>15. Lakukan perencanaan pajak &#8211; Baik apakah anda memiliki ataupun tidak memiliki rumah ataupun bisnis, pajak-pajak bisa menjadi bagian penting dari perencanaan finansial anda.</p>
<p>16. Jangan gunakan uang untuk membuat anda lebih baik &#8211; Disaat membelikan diri anda sendiri sepasang sepatu baru atau pakaian baru mungkin akan membuat anda merasa lebih baik dalam waktu singkat, perasaan hangat tersebut biasanya akan sirna dengan cepat. Jika anda mengalami hari yang meletihkan, investasikan waktu anda dalam sesuatu yang membuat mengeluarkan uang sedikit pun, seperti pergi berjalan atau berbicara dengan teman. Bagian dari aman secara finansial adalah belajar bagaimana untuk berbelanja lebih sedikit, atau anda tidak akan mencapai tujuan tersebut jika anda menghabiskan uang untuk membuat anda bahagia.</p>
<p>17. Miliki Rencana Darurat &#8211; Ketika merencanakan untuk masa depan yang jauh menjadi perhatian utama anda, anda juga seharusnya memiliki uang yang disimpan untuk kejadian-kejadian tak terduga. Tanpa dana simpanan ini, jika anda mengalami kehilangan pekerjaan anda bisa berakhir dalam masalah kartu kredit yang berat. Jika anda memiliki simpanan yang cukup enam atau sembilan bulan tanpa memiliki pekerjaan, anda akan merasa tidak begitu kecewa ketika anda melamar pekerjaan baru.</p>
<p>Mungkin tips-tips di atas tidak hanya teraplikasikan untuk wanita, tips-tips tersebut sangat cocok dengan banyak isyu yang wanita hadapi ketika berhadapan dengan rencana keuangan masa depan mereka. Tak ada hal lain lagi, ingatlah bahwa kesuksesan finansial anda tergantung dengan sikap anda akan uang dan kemauan anda untuk memegang masa depan keuangan anda dalam tangan anda sendiri.<br />
jawaban.com </p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/bantencomunity.wordpress.com/54/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/bantencomunity.wordpress.com/54/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bantencomunity.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bantencomunity.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bantencomunity.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bantencomunity.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bantencomunity.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bantencomunity.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bantencomunity.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bantencomunity.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bantencomunity.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bantencomunity.wordpress.com/54/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bantencomunity.wordpress.com&blog=4365575&post=54&subd=bantencomunity&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bantencomunity.wordpress.com/2008/07/30/17-tips-finansial-penting-bagi-wanita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/971cdbf66734e244bd6bfed74e4a5de5?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">bantencomunity</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Rampak bedug</title>
		<link>http://bantencomunity.wordpress.com/2008/07/30/rampak-bedug/</link>
		<comments>http://bantencomunity.wordpress.com/2008/07/30/rampak-bedug/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Jul 2008 06:26:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>siti ifat</dc:creator>
				<category><![CDATA[seni dan budaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bantencomunity.wordpress.com/?p=33</guid>
		<description><![CDATA[A. Pengertian Rampak Bedug
Kata &#8221; bedug &#8216; sedah tidak asing lagi bagi telinga bangsa Indonesia. Bedug hampir terdapat disetiap mesjid, sebagai alat atau benda informasi datangnya waktu sholat 5 waktu. Demikian juga dengan seni bedug semacam ngabedug atau ngadulag sudah akrab ditelinga kita. Tapi &#8221; Rampak Bedug &#8221; akan terasa asing , sebab &#8221; Rampak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bantencomunity.wordpress.com&blog=4365575&post=33&subd=bantencomunity&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>A. Pengertian Rampak Bedug</p>
<p>Kata &#8221; bedug &#8216; sedah tidak asing lagi bagi telinga bangsa Indonesia. Bedug hampir terdapat disetiap mesjid, sebagai alat atau benda informasi datangnya waktu sholat 5 waktu. Demikian juga dengan seni bedug semacam ngabedug atau ngadulag sudah akrab ditelinga kita. Tapi &#8221; Rampak Bedug &#8221; akan terasa asing , sebab &#8221; Rampak Bedug &#8221; hanya tedapat di daerah Banten. Kata &#8221; Rampak &#8221; mengandung arti &#8221; serempak &#8220;, juga &#8221; banyak &#8221; jadi &#8221; Rampak Bedug &#8221; adalah seni bedug dengan menggunakan waditra berupa &#8221; banyak &#8221; bedug yang di tambuh secara &#8221; serempak &#8221; sehingga menghasilkan irama khas yang enak didengar.<span id="more-33"></span></p>
<p>B. Maksud dan Fungsi Rampak Bedug</p>
<p>Rampak bedug pertama kali dimaksudkan untuk menyambut bulan suci Ramadhan, persis seperti seni ngabedug dan ngadulag. Tetapi karena merupakan suatu kreasi seni yang genial dan mengundang perhatian penonton, maka seni rampak bedug ini berubah menjadi suatu seni yang layak jual.<br />
Rampak Bedug selain berfungsi religi yakni menyemarakkan Bulan Suci Ramadhan dengan alat &#8211; alat memang dirancang para ulama juga memiliki fungsi rekreasi/ hiburan.</p>
<p>C. Pemain Rampak Bedug dan Fungsinya</p>
<p>Dimasa yang lalu pemain rampak bedug semuanya laki &#8211; laki. Tapi, sekarang sama halnya dengan banyak seni lainnya terdiri dari laki &#8211; laki dan perempuan. Jumlah pemainnya sekitar 10 orang, laki &#8211; laki 5 orang dan perempuan 5 orang.<br />
Adapun fungsi masing &#8211; masing pemain sebagai berikut :</p>
<p>   1. Pemain laki &#8211; laki sebagai penabuh bedug sekaligus kendang<br />
   2. Pemain perempuan sebagai penabuh bedug<br />
   3. Baik laki &#8211; laki maupun perempuan sekaligus sebagai penari</p>
<p>D. Waditra Rampak Bedug dan Fungsinya</p>
<p>   1. Bedug besar, berfungsi sebagai bass, yang memberi rasa puas ketika mengakhiri suatu bait syair dari lagu<br />
   2. Ting tir, terbuat dari batang pohon kelapa berfungsi sebagai penyelaras irama lagu bernuansa spiritual ( takbiran,shalawatan,marhaban, dll )<br />
   3. Anting caram dan anting karam, terbuat dari pohon jambe dan dililiti kulit gendang, berfungsi sebagai pengiring lagu dan tari </p>
<p>E. Busana yang dipakai Pemain Rampak Bedug</p>
<p>Busana yang di pakai oleh pemain Rampak Bedug adalah pakaian muslim dan muslimah yang disesuaikan dengan perkembangan zaman dan unsur kedaerahan.<br />
Pemain laki &#8211; laki, misalnya mengenakan pakaian pesilat lengkap dengan sorban khas Banten. Adapun pemain perempuan mengenakan pakaian khas tari &#8211; taria tradisional, tapi bercorak kemoderan dan relative religius, misalnya menggunakan rok panjang bawah lutut dari bahan batik dengan warna dasar dan didalamnya mengenakan celana panjang warna merah sejenis celana panjang pesilat. Bajunya tangan panjang yang dikeluarkan dan diikat dengan ikat pingggang besar . Adapun rambutnya menenakan sejenis sanggul bunga yang terbuat dari rajutan benang semacam penutup kepala bagian belakang.</p>
<p>(sumber Buku Seni Kebudayaan Banten)</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/bantencomunity.wordpress.com/33/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/bantencomunity.wordpress.com/33/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bantencomunity.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bantencomunity.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bantencomunity.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bantencomunity.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bantencomunity.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bantencomunity.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bantencomunity.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bantencomunity.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bantencomunity.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bantencomunity.wordpress.com/33/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bantencomunity.wordpress.com&blog=4365575&post=33&subd=bantencomunity&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bantencomunity.wordpress.com/2008/07/30/rampak-bedug/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/971cdbf66734e244bd6bfed74e4a5de5?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">bantencomunity</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>garam dan telaga</title>
		<link>http://bantencomunity.wordpress.com/2008/07/30/garam-dan-telaga/</link>
		<comments>http://bantencomunity.wordpress.com/2008/07/30/garam-dan-telaga/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Jul 2008 05:35:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>siti ifat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bantencomunity.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Suatu ketika, hiduplah seorang tua yang bijak. Pada suatu pagi, datanglah seorang anak muda yang sedang dirundung banyak masalah. Langkahnya gontai dan air muka yang ruwet. Tamu itu, memang tampak seperti orang yang tak bahagia. 
Tanpa membuang waktu, orang itu menceritakan semua masalahnya. Pak Tua yang bijak, hanya mendengarkannya dengan seksama. Ia lalu mengambil segenggam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bantencomunity.wordpress.com&blog=4365575&post=3&subd=bantencomunity&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal"><span class="main"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Suatu ketika, hiduplah seorang tua yang bijak. Pada suatu pagi, datanglah seorang anak muda yang sedang dirundung banyak masalah. Langkahnya gontai dan air muka yang ruwet. Tamu itu, memang tampak seperti orang yang tak bahagia. </span></span></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Tanpa membuang waktu, orang itu menceritakan semua masalahnya. Pak Tua yang bijak, hanya mendengarkannya dengan seksama. Ia lalu mengambil segenggam garam, dan meminta tamunya untuk mengambil segelas air. Ditaburkannya garam itu kedalam gelas, lalu diaduknya perlahan. &#8220;Coba, minum ini, dan katakan bagaimana rasanya..&#8221;, ujar Pak tua itu.</span></p>
<p>&#8220;Pahit. Pahit sekali&#8221;, jawab sang tamu, sambil meludah kesamping.<span id="more-3"></span></p>
<p>Pak Tua itu, sedikit tersenyum. Ia, lalu mengajak tamunya ini, untuk berjalan ke tepi telaga di dalam hutan dekat tempat tinggalnya. Kedua orang itu berjalan berdampingan, dan akhirnya sampailah mereka ke tepi telaga yang tenang itu.</p>
<p>Pak Tua itu, lalu kembali menaburkan segenggam garam, ke dalam telaga itu. Dengan sepotong kayu, dibuatnya gelombang mengaduk-aduk dan tercipta riak air, mengusik ketenangan telaga itu. &#8220;Coba, ambil air dari telaga ini, dan minumlah.Saat tamu itu selesai mereguk air itu, Pak Tua berkata lagi, &#8220;Bagaimana rasanya?&#8221;.</p>
<p>&#8220;Segar.&#8221;, sahut tamunya. &#8220;Apakah kamu merasakan garam di dalam air itu?&#8221;, tanya Pak Tua lagi. &#8220;Tidak&#8221;, jawab si anak muda.</p>
<p>Dengan bijak, Pak Tua itu menepuk-nepuk punggung si anak muda. Ia lalu mengajaknya duduk berhadapan, bersimpuh di samping telaga itu. &#8220;Anak muda, dengarlah. Pahitnya kehidupan, adalah layaknya segenggam garam, tak lebih dan tak kurang. Jumlah dan rasa pahit itu adalah sama, dan memang akan tetap sama.</p>
<p>&#8220;Tapi, kepahitan yang kita rasakan, akan sangat tergantung dari wadah yang kita miliki. Kepahitan itu, akan didasarkan dari perasaan tempat kita meletakkan segalanya. Itu semua akan tergantung pada hati kita. Jadi, saat kamu merasakan kepahitan dan kegagalan dalam hidup, hanya ada satu hal yang bisa kamu lakukan. Lapangkanlah dadamu menerima semuanya. Luaskanlah hatimu untuk menampung setiap kepahitan itu.&#8221;</p>
<p>Pak Tua itu lalu kembali memberikan nasehat. &#8220;Hatimu, adalah wadah itu. Perasaanmu adalah tempat itu. Kalbumu, adalah tempat kamu menampung segalanya. Jadi, jangan jadikan hatimu itu seperti gelas, buatlah laksana telaga yang mampu meredam setiap kepahitan itu dan merubahnya menjadi kesegaran dan kebahagiaan.&#8221;</p>
<p>Keduanya lalu beranjak pulang. Mereka sama-sama belajar hari itu. Dan Pak Tua, si orang bijak itu, kembali menyimpan &#8220;segenggam garam&#8221;, untuk anak muda yang lain, yang sering datang padanya membawa keresahan jiwa.</p>
<p class="MsoNormal">
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/bantencomunity.wordpress.com/3/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/bantencomunity.wordpress.com/3/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bantencomunity.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bantencomunity.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bantencomunity.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bantencomunity.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bantencomunity.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bantencomunity.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bantencomunity.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bantencomunity.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bantencomunity.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bantencomunity.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bantencomunity.wordpress.com&blog=4365575&post=3&subd=bantencomunity&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bantencomunity.wordpress.com/2008/07/30/garam-dan-telaga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/971cdbf66734e244bd6bfed74e4a5de5?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">bantencomunity</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>